Menjelang hari raya, permintaan akan kudapan manis khas Lebaran selalu mengalami lonjakan tajam, membuka peluang bisnis yang sangat menjanjikan bagi ibu rumah tangga. Yayasan Dharma Wanita mengambil inisiatif cerdas dengan menyelenggarakan pelatihan intensif untuk mengasah skill kue kering yang hasilkan cuan melimpah bagi anggotanya. Dalam workshop ini, para peserta diajarkan teknik pembuatan nastar, kastengel, hingga putri salju dengan standar kualitas premium dan tampilan kemasan yang estetik. Selain menghemat pengeluaran rumah tangga, penguasaan keterampilan kuliner ini juga bertujuan untuk memberdayakan ekonomi perempuan agar mampu memiliki penghasilan tambahan yang signifikan di tengah perayaan Idul Fitri.
Fokus utama dalam penguasaan skill kue kering yang hasilkan cuan ini tidak hanya pada rasa yang lezat, tetapi juga pada manajemen biaya produksi dan strategi pemasaran digital. Para ibu diajarkan cara menghitung harga jual yang kompetitif serta cara mengambil foto produk yang menarik untuk dipasarkan melalui aplikasi pesan singkat dan media sosial. Penggunaan bahan-bahan berkualitas dengan teknik pemanggangan yang tepat menjadi rahasia agar kue tetap renyah dan tahan lama tanpa bahan pengawet. Dengan bekal keterampilan ini, banyak peserta yang kini mulai menerima pesanan pre-order dari tetangga dan rekan kerja, membuktikan bahwa hobi memasak dapat bertransformasi menjadi unit usaha mikro yang produktif dan menguntungkan.
Reaksi para peserta dan masyarakat sekitar terhadap program workshop ini sangat antusias, terlihat dari banyaknya hasil kreasi kue yang mulai memenuhi lini masa media sosial lokal. Banyak netizen yang memuji kualitas rasa dan kerapian bentuk kue karya ibu-ibu Dharma Wanita yang dinilai tidak kalah dengan merek ternama di toko roti besar. Keberhasilan dalam mengajarkan skill kue kering yang hasilkan cuan ini membantu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga dan membangun semangat kewirausahaan di lingkungan yayasan. Melalui kolaborasi dan berbagi resep, tercipta ekosistem belajar yang positif di mana para ibu dapat saling mendukung untuk meraih kesuksesan finansial bersama di bulan Ramadan yang penuh berkah. komunitas pengusaha kue kering rumahan binaan Dharma Wanita terus berkembang dan mulai menjajaki pasar yang lebih luas di tingkat kabupaten.
